Uncategorized

KETUA TANFIDZIYAH PCNU LOTENG DIBACAKAN SHOLAWAT NARIYAH OLEH IKSASS LOMBOK TENGAH

Jum’at (14/11/2019). Pengurus Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo Jawa Timur mengadakan Sholawat Nariyah di kediaman Ketua Tanfidziyah PCNU Lombok Tengah H. L. Pathul Bahri S.IP.

Hadir pada acara tersebut seluruh alumni Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang berdomisili di Lombok Tengah tergabung dalam Organisasi IKSASS Rayon Lombok Tengah.

Acara diawali dengan sholat magrib berjamaah di lokasi dan dilanjutkan dengan pembacaan sholawat Nariyah sebanyak 40.000 kali yang terbagi pembacaannya oleh masing-masing alumni yang hadir.

Sholawat Nariyah adalah ijazah yang diberikan langsung oleh KHR. Moh. Kholil As’ad Putra KHR. As’ad Syamsul Arifin seorang Pahlawan Nasional dan mediator berdirinya Nahdlatul Ulama (NU). Di ijazahkan kepada seluruh almuni untuk diamalkan bersama.

Kegiatan khataman sholawat Nariyah rutin dilaksanakan oleh pengurus IKSASS Loteng setiap sekali sebulan diberbagai tempat yang siap ditempati. “Kegiatan ini rutin kita laksanakan dalam rangka menjalankan pesan guru kami dan meningkatkan keimanan melalui amaliyah-amaliyah. Semoga selalu dapat keberkahan hidup”. Terang koordinator kegiatan Zulkarnaen S.Ag.

Setelah pembacaan sholawat Nariyah dilanjutkan dengan do’a dan penyampaian sekapur sirih dari perwakilan alumni dalam rangka memberikan motivasi untuk selalu ikut kegiatan khataman diberbagai tempat yang sudah dijadwalkan oleh pengurus IKSASS.

IKSASS Lombok Tengah merupakan Jama’ah Nahdliyyin yang telah selesai mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo Jawa Timur. Jumlahnya sudah puluhan ribu semenjak pertama kali ada yang mondok di pesantren tersebut sampai sekarang.

Selanjutnya IKSASS Lombok Tengah siap berada dibelakang H. L. Pathul Bahri selaku ketua Tanfidziyah PCNU Loteng dan Wakil Bupati Lombok Tengah untuk bersinergi kemajuan Lombok Tengah dan kesejahteraan warga Nahdliyyin di Lombok Tengah. (Mie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close