Uncategorized

Pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kalangan Pondok Pasantren

Bonder,NULombokTengah.co.or.id | Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama NTB bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan untuk mengadakan acara Sosialisasi terkait program BPJS & Ketenagakerjaan untuk siswa/i SMK, pada jumat (15/11/2019).

Acara yang diikuti oleh peserta yang berjumlah 200 orang, dilaksanakan di Aula Mimbar Tablig Ponpes Al-Manshuriyah Taklimusshibiyan Bonder.

Acara tersebut juga dihadiri oleh pimpinan YPP. Al-Manshuriyah Bonder yang diwakili oleh sekretaris pimpinan yakni Habibul Umam Taqqiudin, M.H. (Gus Habib), Eko Darwanto selaku Dewan Pengawas BPJS ketenagakerjaan, Sony Suharsono selaku Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB, para kepala sekolah, para guru, para wali murid serta siswa/i SMK Al-Manshuriyah Taklimusshibiyan Bonder.

Acara Sosialisasi Program BPJS ketenagakerjaan dimaksudkan sebagai bagian edukasi jaminan sosial dan ketenagakerjaan.

“Adanya jaminan sosial ketenagakerjaan adalah upaya pemerintah untuk melaksankan amanat UUD 1945, sebagimana yang tertuang dalam padal 27 (1) UUD 1945 menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak atas kehidupan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” Ungkap Gus Habib.

“Terima kasih yang sebesar – besarnya kepada teman – teman panitia rekanita PW IPPNU Ntb yang telah membawa program dari BPJS Ketenagakerjaan di pondok pasantren kami”, lanjutnya.

Potensi para pemuda yang dididik dalam konteks kejuruan yang memicu terselenggaranya program yang ada di BPJS ketenagakerjaan di siswa/i SMK.

“Hal ini dikarenakan sekolah kejuruan memiliki kemampuan kejuruan yang sangat dibutuhkan oleh dunia industri. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting bagi kita semua, dan adapun program di BPJS berupa jaminan kecelakaan kerja, tunjangan hari tua / pensiun, serta kematian”.

“Kita masuk ke siswa/i SMK diharapkan bisa memberikan pemahaman dalam konteks hak dan kewajiban pemuda kita nantinya ketika sudah bekerja”, Sebut Eko Darwanto.

Ketua PW IPPNU NTB berharap dengan adanya sosialisasi BPJS ketenagakerjaan para peserta bisa membedakan antara BPJS kesehatan & BPJS ketenagkerjaan, serta dapat bermanfaat baik kepada pihak BPJS maupun siswa/i dan seluruh elemen yang berada di pondok pasantren Al-Manshuriyah Taklimusshibiyan.

“Alhamdulilah, hari ini mudah-mudahan ponpes Al-Manshuriyah menjadi contoh pentingnya memiliki BPJS ketenagakerjaan sebagai jaminan hari tua. Setelah acara ini pembuatan BPJS 200 kartu BPJS akan diproses di kantor cabang dan sebagai bukti simbolis”, lanjut ketua PW IPPNU NTB. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close