Uncategorized
Trending

Peringati Hari Santri, IPNU Loteng Adakan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Lombok Tengah berkerjasama dengan Direktur Resnarkoba POLDA NTB menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi Pelajar NU Se-Lombok Tengah di Pondok Pesantren Al-Manshuriyah Taklimushibyan Sangkong Bonder dalam rangka Memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020.

Dalam kegiatan yang bertema “Pelajar Sehat Tanpa Narkoba, Indonesia Jaya” berlangsung meriah, Semua Narasumber yang terdiri dari Direktur Resnarkoba POLDA NTB, BNN NTB dan Dinas Sosial Lombok Tengah hadir dan menyampaikan materi menarik seputaran Peredaran, pencegahan dan proses rehabilitas.

Kegaitan yang kemas khusus untuk Pelajar NU Se-Lombok dibuka langsung oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Manshuriyah Taklimushibyan yang juga sebagai Rektor UNU NTB ibu Dr. Baiq Muliah, M.Pd.I. Dalam sambutannya beliau menegaskan betapa pentingnya momen HSN di peringati sebagai bentuk penghargaan kepada santri dan kyai yang turut berperan penting dalam mengusir penjajah sesuai Seruan Resolusi Jihad Hadratussyaikh. KH. Hasyim Asy’ari.

Kemudian dalam penyampaian materi Kombes.Pol. Helmi Kwarta Kusuma Ra’uf, S.I.K., M.H menyampaikan banyak hal terutama tentang peran Pelajar atau Santri dalam menyampaikan berita-berita kebaikan.
“Saya melihat ada 2 kaligrafi yang memuat pesan-pesan indah yang bisa kita lakukan sebagai landasan dalam melawan penyalahgunaan Narkoba di NTB khususnya Lombok Tengah, diatas sebelah kiri saya ada pesan menyatakan bahwa Ilmu sebagai mahkota dan sebelah kanan saya menyerukan kita untuk berkawan atau mencari suasana yang baik”. Ucapnya.

Adik-adik santri cukup mengamalkan ini kakak Dir yakin akan terhindar dari penyalahgunaan Narkoba. Narkoba tidak semuanya buruk, tapi kalau kita menggunakan Ilmu pengetahuan maka dia akan bermanfaat, contohnya anak yang lahir secara Sesar. Itulah contoh dari penggunaan Narkoba yang baik dan menggunakan Ilmu pengetahuan. Tutupnya.

Dari perjalanan sejak Bulan Mei 2020 sampai Oktober 2020 tidak kurang dari 13 Kg Narkoba jenis Sabu dan belasan Kg Ganja mampu disergap oleh Direktur Resnarkoba POLDA NTB. Yusril Ihza Mahendra selaku ketua PC IPNU Lombok Tengah sangat mengapresiasi kinerja beliau dalam menjaga generasi Emas NTB khususnya Lombok Tengah dari peredaran Narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close