Uncategorized

Sah! MWCNU Praya II bentuk Pengurus Anak Ranting NU. “Kami akan totalitas berjuang untuk Ketua PCNU Loteng”.

Mertak Tombok.NUOnlineLombokTengah- Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Praya II menggelar musyawarah pembentukan Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU) (Sabtu/12/09/2020) bertempat di Masjid Nurul Ihsan Dusun Lendang Simbe Desa Mertak Tombok Praya Loteng.

Acara tersebut di hadiri oleh Wakil Ra’is Syuriah PCNU Loteng Dr. TGH. Sabarudin Ar, M.Pd, Ketua MWCNU Praya II Heri Hidayatullah, M.Pd beserta jajaran pengurus MWCNU Praya II dan Tokoh Agama, Tokoh masyarakat Nahdliyin di dusun Lendang Simbe.

Wakil Ra’is Syuriah MWCNU Praya II TGH. Wahab Mustahab Ali, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan akan pentingnya kualitas dan pengembangan NU melalui struktural NU dalam rangka menunjukkan kualitas ke-NUan serta pemberdayaan warga nahdliyin di dusun-dusun

“Dengan momentum yang mulia ini, mari kita tingkatkan kualitas dan loyalitas ke-NU-an kita dengan bergabung menjadi pengurus NU, agar NU semakin berkembang sampai ke pelosok kampung. Dan siapapun yang dipilih nanti menjadi pengurus Anak Ranting, semoga amanah dan mampu mengemban amanah. Demi NU yg kita cintai ini”. Terang beliau

Pengurus Anak Ranting NU adalah istilah dalam struktur organisasi NU, disingkat dengan PARNU. Anak Ranting NU berkedudukan di basis warga NU seperti Masjid, Musholla, untuk kelompok dan atau suatu komunitas.

PARNU memiliki struktur, mekanisme musyawarah dan program serta kegiatan. SK Pengurus Anak Ranting NU, diterbitkan oleh Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), atas rekomendasi dari Pengurus Ranting NU

MWCNU Praya II awalnya memiliki 3 Desa yang menjadi wilayahnya, namun seiring dengan perkembangan, maka MWCNU Praya II memperluas wilayah dengan menggabungkan MWCNU Praya III sebagai bagian dari wilayah.

Meleburnya MWCNU Praya III menjadi MWCNU Praya II merupakan hasil kesepakatan masing-masing pengurus, sehingga wilayah kerja MWCNU Praya II meliputi 6 Desa yakni Desa Mertak Tombok, Bunut Baok, Montong Terep, Aik Mual, Mekar Damai dan Jago. Praktis MWCNU Praya II semakin meluas area kerjanya.

Selanjutnya, mekanisme dalam pembentukan Pengurus Anak Ranting di Dusun Lendang Simbe, dalam memilih Ra’is Syuriah Anak Ranting NU menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang terdiri dari 9 orang.

Dari hasil musyawarah Tim Ahwa, maka terpilih Ustd, Ahmad Ali Ishak, M.Pd sebagai Ra’is Syuriah Pengurus Anak Ranting NU Dusun Lendang Simbe. Dan Ust. Syamsul Arifin, SE sebagai Ketua Tanfidziyah.

“Alhamdulillah setelah sekian lama bermusyawarah, ahirnya berhasil membentuk Pengurus Anak Ranting NU Lendang Simbe dengan Ra’is Syuriah Ust. Ahmad Ali Ishak, M.Pd dan Tanfidziyah Ust. Syamsul Arifin,SE. Semoga bisa menjalankan amanah”. Ungkap Heri Hidayatullah, M.Pd selaku ketua Tanfidziyah MWCNU Praya II

Dengab terbentuknya kepengurus Anak Ranting NU, diharapkan NU semakin hidup dan berkembang di dusun Lendang Simbe dan lebih intens memberdayakan warga nahdliyin di lingkungan tersebut.

“Terbentuknya Pengurus Anak Ranting Dusun Lendang simbe ini mampu membangkitkan semangat berNU warga nahdliyin, dan membantu luasnya wilayah kerja MWCNU Praya II, agar NU semakin berkembang sesuai yang di cita-citakan pendiri NU selama ini”. Tambah Heri

Di lain kesempatan, mewakili Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Tengah, Dr. TGH. Sabarudin Ar, M.Pd mengingatkan kepada pengurus yang terpilih agar menelaah kembali tentang NU, prinsip dasar perjuangan NU agar warga nahdliyin tidak terjebak dengan adanya ormas baru.

“Kami ucapkan selamat kepada pengurus anak ranting yang baru, saya hanya mengingatkan kepada kita semua akan apa itu NU?, Bagaimana prinsip dasar perjuangan NU?, Hidupkan kembali NU di masyarakat jangan sampai terpengaruh ajaran ormas baru yang ahir-ahir ini berkembang di masyarakat”. Imbuh Qori’ Internasional tersebut.

Acara di akhiri dengan do’a sebagai penutup yang di pimpin oleh Wakil Ra’is Syuriah PCNU Loteng Dr. TGH. Sabarudin Ar, M.Pd

Kekuatan NU ada di Ranting dan Anak Ranting, atas dasar itulah MWCNU Praya II terus bergerak dan berbenah untuk terbrntuknya seluruh tingkatan kepengurusan NU di wilayah MWCNU Praya II.

“Selanjutnya kami akan terus bergerak membentuk anak ranting NU, insya allah dalam minggu-minggu ini juga akan menyusul pembentukan PARNU di Desa Bunut Baok, semoga berjalan lancar”. Tegas Heri juga sebagai Kader Penggerak NU Loteng Angkatan I.

Dalam kesempatan itu pula, pengurus MWCNU Praya II menyatakan sikap tegas untuk mendukung Ketua Tanfidz PCNU Loteng H. L. Pathul Bahri, S.IP sebagai Calon Bupati Lombok Tengah.

Sikap tersebut diambil sebagai bentuk ketaatan pengurus MWCNU Praya II dalam rangka mengembangkan NU kedepan lebih baik dan berkembang.

“Seluruh yang hadir juga menyatakan sikap mendukung penuh kepada ketua PCNU Loteng untuk maju menjadi Bupati Loteng, inilah bentuk ketaatan kami kepada pimpinan NU, dan pathul bahri mampu melaksanakan itu demi kesejahteraan NU ke depan. Kami akan totalitas memperjuangkan beliau”. Ungkap Heri disambut pekikan gemuruh peserta yang hadir. (Mie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close