Bahtsul Masa'ilFiqroh NahdliyyahHeadlineTanya Tuan Guru

Sahkah Sujud Dengan Tangan Terkepal?

PERTANYAAN:

Nama tiang Ahmad Mutawalli, tiang kerja di Jakarta. Di masjid perusahaan, saya sering meliat kawan-kawan yang sujud dengan tangan terkepal, dulu dikampung kami belajar tidak begitu. Bagaimana hukumnya. Apakah shalatnya sah? Mohon penjelasnya Tuan Guru. Semoga pkungguh tetap sehat wal afiah. (Mutawalli Pemongkong)

JAWABAN TUAN GURU

Terima kasih doanya, dan semoga Pak Ahmad Mutawalli juga tetap sehat dan mendapat kehidupan yang barokah.

Dalam masalah sujud, qaul yang muktamad yang merupakan pendapat yang dipilih oleh Imam An-Nawawi, mewajibkan untuk keabsahan sujud, harus di atas tujuh anggota badan, yakni dahi, dua perut telapak tangan, dua lutut, dan dua perut jari-jari kaki. Dalam kitab Nihayatuzzain (1/69) disebutkan:

( و ) كما يجب السجود على بعض جبهته يجب على بعض ( ركبتيه و ) بعض ( بطن كفيه ) من الراحة وبطون الأصابع دون ما عداهما ( و ) بعض بطن ( أصابع قدميه ) لقوله صلى الله عليه وسلم أمرت أن أسجد على سبعة أعظم على الجبهة واليدين والركبتين وأطراف القدمين

“Dan sebagaimana wajibnya sujud dengan (meletakkan) sebagian dahinya wajib juga dengan sebagian kedua lututnya, sebagian perut kedua telapak tangannya (baik telapak tangan dan perut jemari-jemarinya bukan selain keduanya), sebagian perut jemari telapak kakinya berdasarkan sabda nabi Muhammad shallallaahu alaihi wa sallam “Aku diperintahkan untuk bersujud dengan menggunakan 7 anggota badan yaitu dahi, kedua tangan, dua lutut, ujung kedua telapak kaki”.

Akan tetapi Imam Ar-Rafi’ie berpendapat bahwa meletakkan kedua tangan, kedua lutut dan kedua kaki ketika sujud hukumnya tidak wajib, hanya sunnah saja. Dijelaskan dalam kitab Kifayatul Akhyar (109):

وَهَلْ يَجِبُ وَضْعُ يَدَيْهِ وَرُكْبَتَيْهِ وَقَدَمَيْهِ مَعَ جَبْهَتِهِ قَوْلاَنِ اْلأَظْهَرُ عِنْدَ الرَّافِعِيِّ لاَ يَجِبُ وَاْلأَظْهَرُ عِنْدَ النَّوَوِيُّ الْوُجُوْبُ فَعَلَى مَا صَحَّحَهُ النَّوَوِيُّ اِلاعْتِبَارُ بَاطِنُ الْكَفِّ وَظَهْرُ اْلأَصَابِعِ اهـ
“Dan apakah wajib meletakkan kedua tangan, kedua lutut, dan kedua kaki bersama dahi? Ada dua qaul. Yang azhar menurut Imam Ar-Rafi’ie adalah tidak wajib. Dan yang azhar menurut Imam An-Nawawi adalah wajib…”

Maka dari sini dapat disimpulkan bahwa sujud dengan tangan terkepal tidak sah menurut Imam An-Nawawi, dan sah menurut Imam Ar-Rafi’ie. Namun perlu juga diperhatikan bahwa meskipun Imam Ar-Rafi’ie menyatakan sah karena tidak wajib, beliau tetap menyatakan sunnah, sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Khasyiayata Qalyubi wa ‘Umairah (1/182)
…وَاْلأَوَّلُ يَقُولُ اْلأَمْرُ فِيهِ أَمْرُ نَدْبٍ فِي غَيْرِ الْجَبْهَةِ….
“Yang pertama (Imam Ar-Rafi’ie) berkata bahwa perintah di hadits (untuk sujud di atas tujuh anggota) adalah perintah sunnah pada selain dahi…”

Wallahu ta’ala a’lam.

Kolom Tanya Tuan Guru (TTG)
Kolom Tanya Tuan Guru (TTG) ini diasuh oleh TGH. Esrar Al Haque, Lc. M. Hi, seorang ulama muda progresif lulusan Madrasah Shalatiyah Makkah dan saat ini sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Al Hasanain NU Beraim. Silakan kirim pertanyaan anda melalui WA/LINE di HP. 082339993330 atau email ke ltnnuloteng@gmail.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close