Uncategorized
Trending

Tolak Laporan Anak Yang Ingin Memenjarakan Ibu Kandungnya; PCNU Dukung Langkah Positif Kasat Reskrim Polres Loteng

H. Lalu Pathul Bahri, S.IP (Ketua Tanfidziyah PCNU Lombok Tengah)


Beredar luasnya video Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono yang menolak laporan seorang anak yang ingin memenjarakan ibu kandunganya, mendapatkan banyak apresiasi dan dukungan dari masyarakat luas. Tanpa terkecuali juga PCNU Lombok Tengah sangat mendukung langkah positif yang di ambil oleh Kasat Reskrim Polres Loteng tersebut.

“Kami dari PCNU Lombok Tengah sangat mendukung dan memberi apresiasi atas langkah yang di ambil oleh Kasat Reskrim
Polres Loteng, apalagi dalam video yang beredar terlihat jelas dia Kasat Reskrim juga memberikan nasehat pada sang anak yang sebagai pelapor untuk merenung dan berfikir ulang bahwa tindakan yang dilakukannya kurang baik”, ungkap H. Lalu Pathul Bahri, S. IP (Ketua Tanfidziyah PCNU Lombok Tengah)

“Langkah yang dilakukan Kasat Reskrim Polres Loteng sangat positif untuk keberlanjutan hukum dan kehidupan sosial kedeapannya, bahwa tidak semua masalah harus di selesaikan dimeja hukum”, tambahnya.

Beliau juga berharap bahwa, tindakan Kasat Reskrim Loteng tersebut bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi masyarakat luas.

“Tindakan Kasat Reskrim Loteng itu semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita masyarakat luas, dimana kedepannya sekiranya ada masalah yang masih bisa kita selesaikan dibawah dengan bermusyawarah, maka sebaiknya kita selesaikanlah masalah itu dengan cara tersebut.

“Jangan sampai kita kehilangan nurani dengan sedikit – sedikit saling laporkan padahal itu hanya masalah kecil yang bisa diselesaikan dibawah. Apa yang dilakukan pak Kasat itu sudah tepat sekali, apalagi kita tahu sekarang ini budaya musyawarah yang menjadi ciri khas dari masyarakat Indonesia sebagai adat ketimuran kini sudah mulai terkikis”, harap beliau.

Terakhir beliau menyampaikan bahwa Budaya Musyawarah merupakan budaya yang harus dihidupkan kembali sebelum menempuh jalan yang lebih lanjut dalam menyelesaikan persoalan di tengah Masyarakat.

“Budaya musyawarah ini harus kita hidupkan kembali agar kedepannya jika ada persoalan bisa diselesaikan dibawah dengan baik – baik, apalagi kita ini hidup bersosial yang setiap hari saling berinteraksi, menyelesaikan masalah dengan bermusyawarah itu sangat bagus sehingga tidak menimbulkan dendam antar pihak kedepannya”, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close