HeadlineWarta Nahdliyyin

Sah, MWC NU Pujut dilantik.

PUJUT, NULOMBOKTENGAH.OR.ID | Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Tengah, H. L. Pathul Bahri, SP melantik pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Kecamatan Pujut pada Sabtu, (14/9) siang tadi.

Pelantikan yang berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Lenser Kute Lombok Tengah ini dirangkaikan dengan pengajian sekaligus peringatan 100 hari wafatnya pendiri Ponpes tersebut yakni Almagfurlah TGH. L. Moh. Nasiruddin Misbah.

Ketua PCNU yang juga Wakil Bupati Lombok Tengah H. L. Pathul Bahri menyampaikan dalam sambutannya, seluruh pengurus MWCNU yang dilantik hari ini diharapkan dapat bersinergi membangun dan mengembangkan NU diwilayah Pujut.

“Sinergitas sangat penting terlebih pengurus MWCNU Pujut ini setau saya memiliki karesteristik yang berbeda-beda, maka masing-masing harus bisa undur pasang dalam kebersamaan” Ungkapnya.

Ia juga berharap, MWC NU dapat mengajak masyarakat pujut agar ikut serta berperan aktif dalam membantu pemerintah mengimplementasikan segala bentuk program yang dapat dikerjasamakan.

Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Lombok Tengah, TGH. Ma’arif Makmun berpesan pada Jama’ah agar selalu bersama dalam Jama’ah dan Jam’iyah serta setia melaksanakan ajaran-ajaran Akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah.

TGH. Ma’arif mengulas panjang partisipasi besar NU dalam pendirian Republik Indonesia.

“NU menjadi bagian tak terpisahkan dari NKRI ini, sebab para ulama, santri dan masyarakat pesantren turut berjuang memerdekakan bangsa ini dengan darah, tenaga dan fikiran. Karena itu kita NU sangat mencintai negeri ini” Ungkap TGH. Ma’arif.

Beliau juga menyampaikan, dalam setiap jaman, NU selalu memiliki tantangan yang berbeda, dulu NU berjuang mengangkat senjata untuk merebut kemerdekaan, setelah itu NU dihadapkan pada Wahabi yang membid’ah-bid’ahkan ajaran Aswaja. Dan saat ini, di era tekhnologi, NU memiliki tantangan besar melawan Ideologi transnasional terutama di Internet.

Tuan Guru Bajang H. Abusulhi Khairi, LC yang juga Ketua Tanfidziyah MWC NU Pujut mengucapkan terimakasuh atas kehadiran tokoh dan semua hadirin.

Ia tegaskan, MWC NU Pujut dibawah kepemimpinannya seperti anak kecil yang baru belajar merangkak sehingga butuh bimbingan terus menerus.

“Kami ibarat anak kecil dan NU adalah orang tua kami, sehingga dibesarkan atau tidak dibesarkan harus tetap patuh dan merunduk” katanya.

Selain ketua Tandfidziyah dan Rois Syuriah PCNU, hadir juga sejumlah tokoh lain, diantaranya, L. Sungkul, S.PdI (camat Pujut) L. Minakse (Kades Rembitan), Mirate (Kades Kuta), L. M. Sulthon, S.Pd (Kades Pengembur), H. Bangun (Kades Mertak), Moh. Syukur (Kades Sukadana). []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close