Uncategorized

WIRID 9 (SIWAQ) ! : Refresentasi Kebersatuan dan Kerinduan

NUOnlineLombokTengah. Penegasan Penyusunan wirid 9 (Siwaq) yang di lakukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Tengah yang dalam hal ini dikomandoi oleh Tim penyusun wirid merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap daerah tempat tinggal warga nahdliyyin Lombok Tengah.

Wirid siwaq adalah buah karya para tokoh-tokoh NU Lombok Tengah yang merupakan kumpulan amalan warga nahdliyyin yang harus tetap disebar luaskan

Meninjau kembali penyusunan wirid siwaq tidak terlepas dari keinginan para tokoh NU Lombok Tengah untuk menyatukan berbagai amalan dari para salafusshalih dan para muassis NU Lombok Tengah yang sudah lama diamalkan di pesantren-pesantren NU, maupun di tengah masyarkat baik individu maupun kolektif.

Disamping itu juga menjadi tujuan penyusunan wirid ini, untuk mengakomodir keluhan serta masukan berupa keinginan agar NU memiliki satu amalan wirid. Sehingga menjadi perhatian serius PCNU Loteng untuk menyusunnya. Dan juga sebagai ajang melestarikan peninggalan amalan muassis NU dan para salafus shalih.

Dengan demikian Pemersatu adalah simbol yang ingin di interpretasikan dalam penyusunan wirid siwaq. sehingga pemberian nama wirid siwaq berawal dari wirid pemersatu dan penuh kerinduan.

Intisari amalan wirid siwaq diambil dari berbagai amalan yang sudah ada sebelumnya seperti wirid bagu, wirid manhal, raatibul haddad, dan wirid lainnya. Selanjutnya penyusunan wirid tetap berprinsip kepada sanadiyah yang harus jelas sanadnya antara wirid dan doa.

Wirid pemersatu dan kerinduan adalah esensi yang bisa dipetik dalam tersusunnya amalan wirid ini. Hal itu sebagaimana disampaikan juga oleh Dr. TGH. Sabarudin Abdurrahman, M.Pd dalam pembacaan wirid siwaq dan pengijazahan kepada warga nahdliyyin di Dusun Gubuk Baru Desa Aik Bukak Kec. Batukliang Utara bersama pengurus MWCNU Batukliang Utara (Rabu/24/03/2021)

“Wirid siwaq ini adalah himpunan amalan NU yang intens diamalkan oleh jamaah nahdliyyin , yang mencerminkan akan pemersatu dan menjadi perindu bagi setiap yang mengamalkan”. Ungkap Doktor muda sekaligus salah satu Tim penyusun wirid

Bukan hanya itu, dijelaskan untuk tidak ada keraguan untuk mengamalkan karena sanadnya jelas, baik penyusun maupun yang mengamalkan akan mendapat keberkahan

Kegiatan pembacaan wirid siwaq dan pengijazahan adalah kegiatan rutinitas PCNU Lombok Tengah untuk mensyiarkan dan bersilaturrahim dengan warga NU di Lombok Tengah, baik penyusun maupun PCNU giat turun dengan terjadwal rapi agar masyarakat mengetahui dan bisa mengamalkan wirid ini.

“Alhamdulillah wirid siwaq sudah banyak diterima oleh warga NU, tinggal bagaimana pengamalannya. begitu juga terus kami jadwal untuk terus turun ke beberapa titik warga NU yang belum terjamah”. Tambah Wakil Rais syuriah PCNU Loteng sekaligus penggagas penyusunan wirid

Akhirnya, semoga kita menjiwai perjuangan para ulama dan salafusshalih melalui amalan wirid siwaq yang sudah nyata barakah dan kemuliaannya, yang juga tidak mengkesampingkan wirid-wirid atau amalan warga NU yang telah ada sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close